@gpindonesia.id

@gpindonesia.id

PP πŸ‘‰ DM AGEN MIN DEPO 25RIBU πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

followers count: 103,584
followers rank: 0
likes count: 965,022
like rank: 0

Account rate

Mathematical model that shows the popularity of an account relative to others.

Statistics

0
Average likes per post
0
Average comments per post

Photos and videos ratio

3%videos
97%photos

@gpindonesia.id

Prinsipal Yamaha, Lin Jarvis, menegaskan timnya memiliki tanggung jawab besar untuk membawa Fabio Quartararo meraih titel setelah gagal diraihnya tahun lalu. Quartararo tak bisa menutupi rasa kecewanya karena gagal menjadi juara dunia MotoGP 2020, akibat motor yang tak konsisten dan berbagai masalah yang dialaminya sepanjang musim lalu. β€œSecara pribadi, saya tak merasa ada tekanan mental. Kami memulai tahun lalu dengan sangat kuat. Fabio memenangi dua balapan awal dan Maverick Vinales finis kedua secara beruntun,” kata Jarvis. β€œMemenangi dua balapan pertamanya di MotoGP, membuat semua orang punya ekspektasi besar pada Fabio. Menurut saya, dia tak gagal sebagai seorang pembalap. β€œSaya pikir itu merupakan tanggung jawab kami, karena kami memiliki berbagai macam masalah tahun lalu.” Daya tahan mesin menjadi salah satu masalah besar yang dialami oleh Yamaha sepanjang tahun lalu. Katup yang bermasalah membuat setiap pembalap mereka harus berhati-hati dalam menggeber M1. β€œMemang, kami memiliki masalah teknis yang membuat kami sangat kesulitan. Lalu, kami juga kurang konsisten. Jadi, saya rasa kami tidak memberikannya sesuatu yang dapat membuatnya tampil konsisten,” Jarvis menerangkan. β€œItu membuat semua tanggung jawab ada pada kami, bukan padanya. Dia masih sangat muda. Dia memenangi tiga balapan tahun lalu, dan saya pikir di situasi normal, dia bisa mendapatkan lebih banyak kemenangan. Tapi, itu semua juga bergantung pada kami.” Aturan pembekuan mesin membuat Yamaha kesulitan untuk meningkatkan performa motor mereka. Namun, beberapa perubahan yang dilakukan sepanjang musim dingin diharapkan dapat membuat pembalap mereka melaju lebih cepat. β€œAda banyak hal yang perlu kami kerjakan untuk memiliki paket yang lebih konsisten. Itu yang sedang kami lakukan saat ini,” ujar Jarvis. β€œSaya pikir dengan pengalaman yang didapatkannya tahun lalu, dan motor yang lebih kuat, serta lebih stabil, Fabio akan mendapatkan apa yang diinginkannya.” Source : Motorsport.com Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Feliz cumpleaΓ±os @marcmarquez93 #28 πŸŽ‚πŸŽ Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Maverick Vinales yakin tahun ini Yamaha menjadi tim yang memiliki satu pandangan tentang arah pengembangan motor usai kepergian Valentino Rossi. Pria asal Spanyol itu mengaku kini bisa fokus membantu tim menentukan arah pengembangan motor. Saat bersama Rossi, Vinales tak pernah sependapat soal area yang perlu diperbaiki pada YZR-M1. Bekerja sama dengan Quartararo, yang sejak tahun lalu memiliki pandangan yang sama tentang arah pengembangan M1, Vinales yakin Yamaha akan menjadi tim yang sepenuhnya bersatu dalam gagasan yang sama. β€œSaya pikir bagi kami satu kesatuan di dalam tim sangat penting, karena dalam tiga tahun terakhir semua orang bekerja sendiri-sendiri,” kata Vinales. β€œKami belum bersatu, dan saya pikir Esteban Garcia, Lin Jarvis dan Maio Meregalli ingin membuat 20 atau 24 orang yang bekerja di dalam tim menjadi satu kesatuan. β€œBagi saya, itu sangat peting untuk menjaga situasi tetap nyaman dan mendapatkan perasaan bagus. Setelah bertahun-tahun rasanya sangat sulit karena ada perbedaan antara tim Valentino dan tim saya.” Gaya balap yang berbeda antara kedua pembalap tersebut memang kerap kali membuat Yamaha harus bekerja dengan dua cara. Jika hanya mengikuti satu arahan, maka salah satu pembalap mereka akan tertinggal jauh. β€œSekarang, saya pikir kami memiliki kesempatan untuk menjadi satu tim yang lebih komplet dan melangkah maju di arah yang sama dengan dua pembalap. Saya pikir itu dapat membuat kami mencapai tujuan,” kata Vinales. β€œSebelumnya, sulit bagi saya untuk meyakini motor dapat melakukan perubahan besar dari satu trek ke trek lainnya. Jadi, pertama-tama kami harus membenahi semua masalah, dan tentu saja hasil akhir akan datang karena kami memiliki kecepatan, kualifikasi bagus, balapan bagus dan ritme yang baik. β€œJadi, saya pikir kami hanya perlu melihat lebih detail. Kami harus masuk lebih dalam, dan saya pikir Maio dan Lin benar-benar fokus pada semua detail.” Source : Motorsport.com Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Skuad MotoGP dan Moto2 @skyracingteamvr46 2021 πŸ”₯ πŸ“· @skysportmotogp Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Valentino Rossi memang tidak lagi membela tim pabrikan pada MotoGP 2021. Namun, tak sedikit yang meyakini The Doctor masih akan bisa bersaing, termasuk ayahnya. Graziano Rossi sangat optimistis melihat peluang putranya tahun ini serta menyambut positif kepindahan Valentino Rossi ke tim satelit Yamaha, Petronas SRT. Graziano, ayah dari juara dunia sembilan kali Kejuaraan Dunia Balap Motor, mengakui prioritas Valentino Rossi dengan tim baru tahun ini adalah meraih podium ke-200. Tetapi, The Doctor pun membidik target yang lebih ambisius dalam musim yang mungkin terakhir untuknya. Seperti diungkapkan oleh Graziano kepada Gazzeta dello Sport. "Dia punya kemampuan untuk menang. Dia bisa menang, dan bergabung ke Petronas SRT, dari sudut pandang emosi dan olahraga, bisa menjadi langkah maju," kata Graziano. "Tahun ini saya sangat optimistis. Saya percaya karena Vale akan memiliki material (motor) kelas satu serta tanpa tanggung jawab sebagai pembalap utama pabrikan." Graziano, yang mantan pembalap itu, pun tak ragu saat harus bicara tentang aspirasi putranya yang belum mau pensiun walaupun sudah lebih dari tiga tahun gagal menang. "Banyak yang bilang Valentino terus berlomba karena ingin memecahkan rekor, menjadi fenomena yang tidak menyerah pada usia. Tetapi, itu tidak benar," tutur Graziano. "Dia masih memiliki keinginan yang sama seperti di tahun-tahun pertama memacu motor dan itulah mengapa dia masih ada di sana (MotoGP) sampai hari ini," ia menambahkan. Source : Motorsport.com Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Tanti auguri di buon compleanno @valeyellow46 #42 πŸŽ‚πŸŽπŸŽ‰πŸ‘ Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Presiden IRTA, Herve Poncharal, menjamin dua balapan pembuka MotoGP 2021 di Qatar dan seri ketiga di Portugal bakal berjalan sesuai jadwal. Sulitnya akses memasuki suatu negara karena aturan pembatasan wisatawan juga membuat Dorna harus mengatur strategi tepat agar situasi seperti tahun lalu tak terulang. Pun begitu, IRTA memastikan seri pembuka akan digelar sesuai rencana. Poncharal pun berharap kesuksesan gelaran tersebut dapat menjadi contoh bagi tuan rumah lainnya. β€œKami dapat memastikan beberapa balapan yang sudah pasti akan digelar seperti dua Grand Prix di Qatar dan satu di Portimao. Promotor lokal telah mengatakan bahwa mereka siap menggelar MotoGP,” kata Poncharal seperti dilansir Speedweek. β€œKami akan menerapkan protokol ketat di Qatar seperti yang kami lakukan musim lalu. Tapi, saya yakin dua balapan awal akan aman dan dapat dipastikan kami akan memiliki seri pembuka yang hebat.” Poncharal mengakui, baik Dorna dan FIM tengah fokus menggelar balapan di Eropa sambil melihat perkembangan situasi di Amerika dan Asia. β€œSemoga segala situasinya menjadi lebih mudah ketika kami kembali ke Eropa setelah dua balapan di Qatar. Untuk saat ini, tidak ada alasan mempertanyakan balapan yang sudah ada di kalender, setidaknya di Eropa,” ucapnya. β€œMasih ada sedikit waktu untuk memikirkan bagaimana mencapai ke lokasi lain. Kami sangat optimistis. Tapi kabar buruknya adalah kami belum bisa menghadirkan penonton ke sirkuit saat ini.” Source : Motorsport.com Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Yamaha Motor Co., Ltd. telah resmi menandatangani kontrak baru dengan Dorna Sports untuk terus berkomitmen di MotoGP sampai lima tahun ke depan. Pabrikan garpu tala mengikuti jejak KTM, Ducati, LCR, serta Honda yang memastikan tetap bertahan di MotoGP hingga 2026. Sebelumnya juga Dorna, IRTA dan Tim Independen resmi memperpanjang kesepakatan. β€œDi Yamaha, kami sangat bangga dapat ambil bagian dalam balap motor Grand Prix. Kami semua sangat senang dapat memastikan perpanjangan kontrak untuk lima tahun ke depan pada awal musim yang penting bagi perusahaan kami,” ucap Executive Officer Yamaha, Toyoshi Nishida. β€œTeknologi mutakhir kelas premier akan terus berlanjut ke motor jalanan Yamaha, membawa fantasi sepeda motor dan motorsport pelanggan ke kehidupan di dalam dan di luar trek, memberi mereka rasa kepuasan. β€œPada saat yang sama, saya pikir lima tahun mendatang berkolaborasi dengan Dorna dan pabrikan MotoGP lainnya akan sangat penting untuk masa depan. Kami ingin menjaga kegembiraan balap MotoGP sekaligus membuatnya lebih berkelanjutan dan menarik bagi publik yang lebih luas.” β€œDi Dorna, kami senang menjadi bagian dari puncak kemitraan ini dengan memperpanjang perjanjian kami bersama Yamaha,” kata CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta. β€œKami sangat ingin menyaksikan babak baru dari pabrikan ikonik Jepang ini yang merayakan ulang tahun ke-60. β€œYamaha adalah pabrikan yang selalu menunjukkan komitmen besar dengan Kejuaraan Dunia MotoGP. Kita akan melihat lebih banyak tantangan menarik lainnya untuk dinikmati bersama pada tahun-tahun mendatang.” Pengumuman kontrak baru antara Yamaha dan Dorna berbarengan dengan event peluncuran tim, yang mana duet Vinales serta Quartararo resmi diperkenalkan untuk MotoGP 2021. Source : Motorsport.com Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Meski Livery musim ini gak sesuai ekspektasi, mending kita flashback dengan evolusi YZR-M1 sejak M1 "lahir" hingga saat ini πŸ˜‰ Btw, Livery terkeren dari YZR-M1 menurut kamu Livery tahun berapa ?? Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

2021 Livery Baru ❎ 2021 Rider Baru β˜‘οΈ Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Coba admin tau, dari tadi admin posting launching YZR-M1 2020 aja 🀭 Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Yamaha balikin kuota gw 😌 Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Belum lepas dari ingatan momen Lowes debut MotoGP pada 2017. Sayangnya, performa sang pembalap jauh dari kata memuaskan. Paket RS-GP yang tidak kompetitif menyulitkannya dalam mengeluarkan potensi terbaik. Komentator MotoGP di BT Sport, Michael Laverty, menyayangkan banyak orang mulai melupakan Sam Lowes, serta dianggap tak memiliki peluang untuk berkiprah lagi di kelas premier. β€œSaya merasa bahwa orang-orang di paddock tidak lagi membicarakannya sebagai pembalap MotoGP. Bahkan dia (Lowes) sudah mengalahkan pembalap, seperti Bastianini, (Jorge) Martin, dan (Luca) Marini,” ucap Laverty dikutip dari Bikesportnews. β€œMereka semua ke MotoGP dan melihat (Marco) Bezzecchi dipertimbangkan untuk balapan MotoGP, tetapi nama Sam tidak disebutkan padahal dia tampil lebih baik dari mereka semua, itu murni karena satu tahun yang sulit, dengan paket yang buruk, dengan tim yang tidak mempercayainya di Aprilia" β€œDia benar-benar pantas mendapatkan kesempatan itu (MotoGP) dan menurut saya, dia akan mendapatkannya tahun ini di Moto2, jika ada pintu yang terbuka untuknya di masa depan.” Bagaimana prediksi soal Lowes? Laverty mengatakan, kecepatan dan kemampuan pembalap Inggris itu bisa membawanya konsisten naik podium. Tak menutup kemungkinan pula mengantarkannya untuk merengkuh titel dunia. β€œSaya melihat Sam sebagai juara dunia Moto2 akhir 2021 nanti. Saya sangat percaya pada kecepatan dan kemampuannya, etos kerja, serta seberapa baik dia tampil tahun ini. Dia membuat saya terkesan. Dia (juga) akan berdiri di podium. Dia akan memenangi perlombaan.” tutur Laverty. Source : Motorsport.com Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Kapan lagi ya Tim-tim pabrikan luncurin Livery spesial kek gini ?? Jadi kangen dengan MotoGP Era dimana Tim-Tim pabrikan berlomba adu keren Livery motor πŸ˜‰ Btw, ada yang tau ke-4 Livery spesial diatas tahun berapa aja ?? Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

#MenjawabKomentar Bro @budifunny12 Jadi Insidennya bukan saat race ya gaes. Berikut pemaparannya !! 1. HASIL KUALIFIKASI ROSSI DAN GIBERNAU Rossi yang mencatat Lap Time (1:59.494) "harusnya" start dari P8 sementara Gibernau catatkan Lap Time lebih baik (1:59.126) dari Rossi, mengawali race dari P3. Sementara untuk P1 dan P2, masing-masing ditempati oleh Carlos Checa (1:58.988) dan Alex Barros (1:59.119). 2. GIBERNAU DAN TIMNYA LAPORKAN ROSSI Jum'at malam sebelum race MotoGP Qatar digelar (Sabtu, 2 Oktober 2004) Gibernau dan Tim-nya melaporkan Rossi yang "membersihkan Grid" (P8). 3. ROSSI DIPENALTI START DARI BELAKANG Usai "pelaporan" Gibernau ke Race Direction, akhirnya Rossi harus menerima penalti start dari posisi belakang (P23). 4. BUKAN CUMA ROSSI YANG DIPENALTI Membersihkan Grid, bukan cuma Rossi yang melakukan. Tapi Sang Rival bebuyutan Max Biaggi juga dipenalti start terbuncit dibelakang Rossi (P24) dengan "pelanggaran" serupa. Yang dimana Biaggi "harusnya" start dari P12. 5. ROSSI CRASH, GIBERNAU JUARA Saat race berlangsung, Rossi yang start dari P23 mampu merangsek ke P4 dibelakang Colin Edwards (P3) hingga akhirnya Rossi crash pada Lap ke-5. Sementara Gibernau berhasil menjuarai race MotoGP Qatar 2004. 6. GIBERNAU TIDAK SETUJU ROSSI DIPENALTI START DARI BELAKANG Meski melaporkan Rossi, namun Gibernau sejatinya menganggap hukuman yang diterima Rossi terlalu berat..."Dia tidak layak mendapatkan hukuman harus start dari posisi belakang," ungkap Sete Gibernau kala itu. 7. MOTOGP QATAR 2004, KEMENANGAN TERAKHIR GIBERNAU Sejak kemenangannya di MotoGP Qatar 2004, Gibernau tak pernah lagi mencicipi podium tertinggi hingga akhir kariernya di MotoGP. Pencapaian terbaik Gibernau usai "Insiden Grid" tersebut adalah Podium ke-2 sebanyak 5 kali. 8. ROSSI SAPU BERSIH 3 SERI TERSISA Dari 16 seri kalender MotoGP 2004, MotoGP Qatar merupakan seri ke-13. Kemarahan Rossi atas pelaporan Gibernau, membuat Rossi "menggila" di 3 seri tersisa dengan menyapu bersih podium tertinggi Malaysia, Australia dan Valencia. Sekaligus mengunci gelar juara dunia-nya yang ke-4 (MotoGP) pada seri ke-15 (Australia). Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP

@gpindonesia.id

MSMA sudah gerah melihat otoritas MotoGP mengizinkan Tim Repsol Honda menjadikan pembalap penguji (test rider), Stefan Bradl, berperan ganda. Yang dipertanyakan sejumlah pihak, Honda sejatinya meraih keuntungan dengan menurunkan Bradl. Pembalap asal Jerman itu memang tidak kompetitif pada awal musim. Namun di paruh kedua, bukan hanya Bradl yang kompetitif, finis ke-8 di Prancis dan ke-7 di Portugal. Alex Marquez yang masih membela Repsol Honda, mampu dua kali finis P2 beruntun di Prancis dan Aragon. Pembalap tim satelit LCR Honda, Takaaki Nakagami, memang dua kali retired di paruh kedua. Namun, jika finis, hasil terburuknya hanya P7 (2 kali). Lainnya, Nakagami mampu 2 kali finis ke-5 dan sekali ke-4. Sejumlah individu di Asosiasi Pabrikan (MSMA) sudah lama membicarakan soal distorsi dan keuntungan yang diperoleh Honda di MotoGP ini. Mereka tidak percaya bagaimana tim sebesar Repsol Honda tak mampu menarik pembalap untuk menggantikan Marquez. Kedua, status Bradl sebagai test rider. Sebagai test rider, ia praktis selalu menguji komponen baru pada Agustus dan September, hingga Oktober usai balapan. Setelah tes, ia langsung membagikan hasil tes dengan ketiga rekannya saat itu: Cal Crutchlow (kini penguji Yamaha), Alex Marquez, dan Nakagami. Itulah mengapa Honda RC213V bisa kembali kompetitif di paruh kedua. Tahun ini, saat belum ada satu pun pembalap reguler yang bisa menguji motor baru, Bradl sudah melakukan beberapa tes bersama Honda Racing Corporation (HRC). β€œHonda jelas mendapatkan keuntungan tahun lalu karena menurunkan Stefan Bradl,” kata Direktur Motorsport KTM Pit Beirer. β€œSebagai tim juara dunia, HRC memiliki kesempatan tes seperti tim konsesi. Ini tidak adil bagi pabrikan lain. Itulah sebabnya kami akan membahas ini agar di masa depan test rider maksimal hanya bisa turun di 3 atau 4 balapan dalam semusim.” β€œKami tidak ingin menghalangi Stefan Bradl membalap. Kami hanya menginginkan hak yang sama,” tutur Pit Beirer. Source : Motorsport.com Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Setelah bungkam berbulan-bulan, pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, akhirnya pada Rabu (10/2/2021) menanggapi pernyataan salah satu musuh bebuyutannya, Sete Gibernau, yang sempat menuduhnya sengaja menciptakan kebencian kepada para rival demi bisa tampil baik di MotoGP. "Vale adalah orang yang butuh kebencian pribadi pada para lawannya agar semua berjalan baik. Inilah caranya melihat semua hal. Saat saya bukan rivalnya, kami punya hubungan yang sangat baik. Tapi sekalinya kami bertarung di lintasan, kami tak lagi pernah punya hubungan baik dan takkan pernah kembali seperti dulu lagi," tutur Gibernau. "Saya yakin Vale memang memilih situasi itu, karena itulah caranya memahami hidup. Kamera dan citra publik yang kita lihat darinya tampak sangat alami dan mengundang empati dari banyak orang. Ia seperti orang yang sangat baik, tapi ia juga butuh menciptakan rivalitas sengit dengan lawannya di trek," lanjut pria asal Spanyol itu. 'Ruta 46-Ruta 93, El Camino de Dos Mitos' pun menyajikan reaksi Rossi soal pernyataan Gibernau. Ia mengungkit 'Insiden Grid' Qatar 2004. Kala itu, Rossi pun dikabarkan menyumpahi Gibernau agar tak pernah lagi menang balapan. Terlepas gosip ini benar atau tidak, Gibernau memang tak lagi menaiki puncak podium setelah balapan tersebut. "Memang sangat sulit menjalin hubungan baik (dengan rival), jika Anda berusaha memperebutkan hal yang sama, seperti apa yang terjadi di antara saya dan Sete. Semua ini gara-gara balapan di Qatar pada 2004. Mereka (Gibernau dan Gresini Honda) melakukan hal 'kotor', seolah mereka mau main-main dengan saya," ungkap The Doctor. "Dengan Sete, itu jadi masalah personal. Apa yang terjadi di Qatar bikin saya sangat marah dan peristiwa itu membantu saya mengerahkan sisi terbaik sepanjang musim itu dan musim selanjutnya. Jika harus menasihati Sete, saya akan bilang, 'Bakal lebih baik andai kau tak melakukannya, karena mungkin kau bisa lebih sering menang'," tutup Rossi. Source : Bola.net Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Red Bull KTM Tech 3 Racing ❎ Tech 3 KTM Factory Racing β˜‘οΈ Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Hingga tahun ke-5 (Full season), Fix Livery KTM gak bakal berubah selama sponsor-nya tetap 😁 Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Mungkin @joanmir36official juga sempat kepikiran dengan para senior-nya yang gunakan nomor #1 dan gagal pertahankan gelar 😁 Coba Mir pake nomor #1 kalo pun gagal pertahankan gelar dunia musim ini, setidaknya "orang-orang" beranggapan *'Wajar Mir gagal, dia pake nomor keramat'* 😁 Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Pembalap Suzuki, Joan Mir, akhirnya menjawab pertanyaan para penggemar MotoGP tentang nomor balap mana yang akan digunakannya tahun ini. Nomor #1 ataukah tetap #36 ?? Berikut pernyataan Joan Mir : β€œHai semua, ini waktunya untuk mengumumkan nomor mana yang akan saya gunakan tahun ini,” β€œKeputusan sudah saya buat sejak lama. Saya bangun di pagi hari dan dengan mudah memutuskan nomor start saya gunakan akan selalu sama #36. β€œSuatu kebanggaan diizinkan menggunakan #1, sebuah angka yang akan memberi pengalaman unik dan banyak diimpikan pembalap.” β€œNomor start #36 adalah angka yang menemani saya bekerja keras dan itu juga telah membawa saya ke posisi saat ini, dengan meraih dua gelar juara dunia,” β€œTugas saya belum selesai. Saya harus bekerja lebih keras daripada sebelumnya dengan nomor ini, untuk memenangi banyak gelar" β€œBersama nomor ini, saya ingin membuat diri saya memiliki lebih banyak peluang untuk menentukan nomor start mana yang akan saya gunakan.” β€œUntuk saat ini, saya hanya memiliki satu pilihan dan itu adalah #36. Tapi, bukan berarti jika saya memiliki kesempatan seperti ini lagi tak ingin memilih #1" β€œTapi untuk saat ini, #36 adalah pilihan saya. Nomor itu merepresentasikan kerja keras dan membawa saya menjadi pembalap terbaik" β€œSaya merasa masih harus bekerja keras dan berusaha memenangi gelar seperti tahun lalu. Saya juga ingin mendapat banyak kemenangan.” β€œTerima kasih atas dukungan besar Anda. Ini bukan keputusan yang mudah, tapi saya yakin akan memiliki kesempatan lainnya di masa depan untuk memilih antara dua nomor penting ini" β€œTerima kasih atas semua dorongan yang Anda berikan dan tahun ini saya akan menggeber motor dengan #36" Source : Motorsport.com Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Skuad KTM 2021πŸ”₯ Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Ready to Race πŸ”₯ Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Dari 1 s/d 10 πŸ”₯ Berapa nilai yang kamu kasih untuk Livery @ktmfactoryracing dan @tech3racing untuk musim ini ?? Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Suka mana Livery Tim Factory atau Tim Satelit ?? Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Segeerr banget warnanya 🍊 Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Kesepakatan baru antara Dorna Sports, IRTA, dan tim-tim independen menjamin masa depan MotoGP tetap terjaga paling tidak sampai 2026. Dorna Sports selaku pemegang hak komersial dan promotor MotoGP, mengumumkan telah sepakat dengan Asosiasi Tim-tim Balap Internasional (IRTA) dan tim-tim independen untuk tetap turun mulai 2022 sampai 2026. β€œMusim 2021 belum dimulai namun kami sudah bisa memastikan bila Dorna Sports, IRTA, dan tim-tim MotoGP akan memperpanjang kerja sama untuk lima tahun ke depan, 2022 sampai 2026,” kata Presiden IRTA Herve Poncharal. Kesepakatan yang dibuat pada Kamis (11/2/2021) ini merupakan yang ketujuh dibuat Dorna dan IRTA. Kedua pihak akan selalu bekerja sama meningkatkan persaingan di MotoGP sekaligus membantu finansial tim-tim agar mampu berduel secara imbang. Bagi IRTA dan tim-tim independen, ini menjadi perjanjian lima tahunan untuk kali kedua. IRTA memegang peran penting atas berkembangnya performa tim-tim independen hingga menaikkan level persaingan di MotoGP. IRTA juga berperan besar atas sukses kelas Moto2 dan Moto3 yang tidak bisa dipisahkan dari MotoGP karena selama ini menjadi jalur bagi pembalap untuk naik ke kelas tertinggi. β€œKami senang bisa mencapai kesepakatan baru untuk lima tahun ke depan. Saya sudah menantikan kelanjutan kerja sama kami ini,” ucap Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sports. β€œKami dan IRTA senang bisa mengembangkan seri ini sehingga tim-tim independen bisa semakin kuat. Saya berterima kasih kepada Mike Trimby (CEO IRTA) dan Herve Poncharal (Presiden IRTA) atas masukan mereka yang sangat berharga selama ini.” Source : Motorsport.com Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Admin mau rekomendasikan bagi kalian yg suka main mixparlay dijudi bola.Join aja di FOOTBALL PREDICTION jika mau merasakan kemenangan besar. Langsung aja di kepoin IG nya @_footballprediction_ @_footballprediction_ TerimakasihπŸ™πŸ™πŸ™

@gpindonesia.id

Desmosedici favoritmu yang mana ?? Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Pemanasan dulu πŸ”₯ #PanigaleV4S πŸŽ₯ @paolociabatti Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Skuad Ducati πŸ”₯ #PanigaleV4S πŸŽ₯ @paolociabatti Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Bintang MotoGP, Valentino Rossi, kembali membicarakan alasannya menepis peluang ke Formula 1. Ia tak mau merintis dari pembalap tes. Nama besar Rossi di kancah balap motor premier membuatnya mendapat beragam kemudahan di dalam dan luar arena. Rossi tak canggung mengemudi jet darat, bahkan mampu mencatatkan waktu lap yang tak jauh dengan para pembalap Ferrari. Talenta tersebut memikat mantan Presiden Ferrari, Luca di Montezemolo, yang menawarinya kursi F1 milik tim Sauber. β€œSetiap orang tahu bahwa ini bukan upaya beriklan, Ferrari tak butuh itu,” ujarnya kepada Motorsport.com. β€œSaya lihat dia sangat tangguh, memang belum konsisten tapi ada potensi besar dan keinginan. Di satu titik, kami berencana menempatkannya di Sauber selama setahun, tapi dia pintar dan memilih tetap berlaga di balap motor.” Ternyata yang diceritakan Montezemolo belum semuanya. Kepada Corriere della Sera, Rossi mengaku bahwa awalnya, ia ditawari menjadi pembalap tes lebih dulu. Pembalap yang akan berulang tahun ke-42 itu tentu tak mau turun kasta dari aktor utama menjadi figuran. Apalagi ia bukan menjadi bagian dari tim Kuda Jingkrak. β€œSaya melaju beberapa kali di belakang kemudi Ferrari. Kemudian, manajemen tim membuat rencana yang lebih komprehensif untuk mempersiapkan awal karier Formula 1 saya,” ucapnya. β€œMenurut rencana ini, saya harus menjadi pembalap tes terlebih dahulu. Kemudian, saya harus berada di belakang kemudi mobil yang lebih lamban dari Ferrari di sebuah tim berbeda. Itu kenapa saya menolak tawaran itu.” Source : Motorsport.com Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Jika benar demikian, Marc dan Honda keren dah πŸ‘πŸ‘ Mengingat dirinya absen 13 dari 14 balapan selama MotoGP 2020, Marc Marquez dikabarkan mengembalikan gajinya selama setahun kepada Repsol Honda dan Honda Racing Corporation (HRC). Demikian yang dilaporkan Diario AS pada Kamis (11/2/2021). Diario AS melaporkan bahwa The Atomic Ant mengembalikan gajinya sepanjang 2020 kepada Honda, pabrikan yang telah memberinya kesempatan menjalani debut MotoGP pada 2013 lalu, karena tak bisa menjalani balapan selama 13 seri sepanjang musim itu. Honda pun berterima kasih atas niat baik Marquez ini, namun pabrikan Sayap Tunggal dikabarkan menolaknya. Menurut Honda, jika ada rider MotoGP yang berhak dapat gaji layak setiap hari, maka rider tersebut adalah Marquez, karena ia telah berjasa mempersembahkan enam gelar dunia kepada mereka selama delapan musim terakhir. Source : Bola.net Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, dan tiga kali runner up MotoGP, Andrea Dovizioso, menyebut, meski punya rivalitas superpahit, Valentino Rossi dan Marc Marquez punya kemiripan mendasar yang besar. Hal ini mereka katakan via serial dokumenter DAZN, 'Ruta 46-Ruta 93, El Camino de Dos Mitos'. Dovizioso, yang sudah sering berduel dengan keduanya, tentu paham betul apa perbedaan dan persamaan di antara mereka. Rider Italia ini sudah jadi rival Rossi sejak anak-anak, saat masih turun di ajang minibike. Sementara dengan Marquez, Dovizioso sengit bertarung pada 2017-2019. "Vale dan Marc dua orang yang sangat berbeda, tapi punya pondasi yang mirip, begitu juga ego mereka. Saya tak mengatakan ini sebagai hal negatif. Ini adalah bentuk ambisi mereka dalam meraih sesuatu. Namun, mereka punya karakter dan cara kerja yang berbeda," ungkap Dovizioso seperti yang dikutip GPOne, Rabu (10/2/2021). Jarvis kurang lebih berkata sama. Selain Davide Brivio, pria Inggris ini jadi tokoh kunci yang merayu Rossi hengkang dari Repsol Honda demi Yamaha pada 2004. Alhasil, tentu ia sangat paham kekuatan Rossi. Uniknya, hal ini juga ia lihat saat Marquez tiba di MotoGP pada 2013. "Vale dan Marc punya rivalitas yang hebat di trek, namun juga ada beberapa momen tak menyenangkan. 'Keji' adalah deskripsi terbaik untuk mereka. Mereka ingin menghancurkan para lawan," tutur Jarvis seperti yang dikutip MotosanGP. "Saya melihat semua ini pada diri Vale saat ia masih muda, saat ia masih jadi juara dunia. Ia akan melakukan segalanya demi menang, dan Marc juga begitu. Di atas motor, keduanya sama-sama 'pembunuh'," pungkas Jarvis. Source : Bola.net Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Akhir Januari lalu, pengelola Sirkuit Catalunya merombak Tikungan 10 demi peningkatan keselamatan bagi para pembalap. Modifikasi telah rampung, dan kini siap digunakan untuk balapan MotoGP, Formula 1, serta World Superbike (WSBK). Senin (8/2/2021), Uncini didampingi Head of Circuit Safety and Rally di Federasi Otomotif Internasional (FIA), Stuart Robertson, menyambangi Circuit de Barcelona-Catalunya untuk menginspeksi Tikungan 10. β€œSayangnya, hujan turun, jadi kami tidak melihat layout dengan benar. Tetapi saya bisa katakan, itu terlihat sangat, sangat bagus. Aman dan menyenangkan,” ucap Uncini kepada motogp.com. β€œSaya berbicara dengan beberapa pembalap Lamborghini dan mereka mengatakan, bahwa tikungan baru itu sederhana dan luar biasa. Mereka sangat menyukainya. Mereka juga bilang Tikungan 10 akhirnya benar-benar berubah. β€œKhusus untuk FIA, dari awal mereka mengeluhkan Tikungan 10. Jadi, mereka menciptakan tikungan baru menuju semacam chicane, itu adalah tikungan kiri ganda baru, namun sangat-sangat ketat. Tidak ada yang menyukainya.” Sebelum direnovasi, memang kerap terjadi insiden di Tikungan 10. Yang paling diingat tentu saja momen kecelakaan beruntun pada MotoGP Catalunya 2019. Jorge Lorenzo jadi aktor utama di balik insiden yang melibatkan tiga pembalap top: Valentino Rossi, Maverick Vinales, dan Andrea Dovizioso. β€œKami (FIM) memutuskan untuk menggunakan layout Formula 1 demi alasan keselamatan, juga karena tidak ada cukup ruang di Tikungan 10 yang lama,” tutur Uncini. β€œNamun, kami menerima banyak keluhan karena tikungan ini bukanlah tikungan yang sebenarnya. Dan juga, saya katakan, titik pengeremannya cukup berbahaya. Jadi akhirnya, pada 2017, saya mengusulkan kepada Komisi Keselamatan (untuk memodifikasi) Tikungan 10, dipindahkan ke tempat di mana chicane berada. β€œ(Sekarang Tikungan 10) lebih aman, lebih baik, dan juga lebih menarik sebagai tikungan. Ini adalah tikungan yang sebenarnya. Para pembalap bisa melaju kencang di tikungan yang ketat. Tetapi untuk membuat perbedaan, Anda butuh sesuatu yang lebih sulit, dan lebih menarik. Itulah caranya.” Source : Motorsport.com Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP

@gpindonesia.id

Jack Miller dan Francesco Bagnaia merasa bangga bisa kompak mewujudkan impian membela Ducati Lenovo Team di MotoGP 2021, apalagi jika mengingat mereka sudah jadi rival sejak masih remaja. Hal ini mereka ungkapkan lewat video presentasi tim di YouTube pada Selasa (9/2/2021). Uniknya, kedua rider ini memang sama-sama sudah punya impian membela tim pabrikan Ducati. Miller sendiri terinspirasi oleh dua rider Australia, Troy Bayliss dan Casey Stoner, yang menuai sukses dengan tim ini. Sementara itu, Bagnaia sangat ingin membela skuad ini karena ia juga berasal dari Italia. Keduanya merasa emosional jika mengingat perjuangan mereka saat masih anak-anak. "Saya sudah kenal Pecco sejak lama sekali. Jika Anda lihat, sudah 10 tahun saya berada di dunia balap bersama anak muda ini di sebelah saya!" kisah Miller. "Dulu saya juga masih kecil sih. Tapi dulu saya melihatnya dan berkata, 'Ya ampun, anak ini mungil tapi sangat cepat!' Saya sudah yakin ia bakal jadi rider hebat, dan kini kami ada di lingkup yang sama, sudah jadi tandem selama dua tahun terakhir, dan kini kami setim lagi," lanjutnya. Yang penting lagi, keduanya tak pernah cekcok, dan Miller sangat mensyukuri hal ini. "Soal rekan setim, saya tak bisa meminta lebih baik daripada Pecco. Kami kompetitor bagi satu sama lain, namun kami berdua punya visi yang sama, dan kami tahu apa yang terbaik untuk Ducati," tuturnya. Bagnaia juga mengaku senang bisa bertandem lagi dengan Miller, dan ia pun mengagumi tandemnya itu. "Saya sudah mengenal Jack sejak 2011. Saya sungguh iri pada ketenangannya dalam beberapa situasi. Namun, yang lebih bikin iri lagi adalah kemampuannya beradaptasi pada situasi apa pun," pungkasnya. Source : Bola.net Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Larangan modifikasi mesin (engine freeze) membuat Ducati tidak melakukan perubahan banyak pada Desmosedici GP21 dibanding pendahulunya. Namun, aerodinamika dan sasis sedikit dimodifikasi. SPESIFIKASI TEKNIS DUCATI DESMOSEDICI GP21 MESIN : Pendingin Cairan, 90Β° V4, 4-Tak, Penggerak Katup Desmodromic DOHC, Empat katup per silinder KAPASITAS : 1.000 cc TENAGA MAKSIMAL : Lebih dari 250hp (Tenaga Kuda) KECEPATAN MAKSIMAL (TOP SPEED) : Lebih dari 350 km/jam (218 mph) TRANSMISI : Ducati Seamless Sistem penggerak akhir rantai KARBURASI : Indirect electronic injection, Empat throttle bodies dengan injektor di atas-bawah katup model kupu-kupu. Throttles dioperasikan dengan sistem Ride by Wire ganda BAHAN BAKAR : Shell Racing V-Power PELUMAS : Shell Advance Ultra 4 KNALPOT : Akrapovic RANTAI : D.I.D RANGKA : Aluminium campuran Twin-Spar SUSPENSI DEPAN : Ohlins model garpu (fork) dengan tabung luar karbon SUSPENSI BELAKANG : Ohlins dengan preload dan damping yang bisa disetel SISTEM ELEKTRONIK : Marelli ECU yang diprogram Dorna Unified Software BAN : Michelin 17 inci, depan dan belakang REM : Brembo, cakram karbon ganda diameter 340 mm dengan empat kaliper piston (depan). Cakram tunggal dari baja dengan dua kaliper piston BERAT KOSONG :157 kg Source : Motorsport.com Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Musim ini warna merahnya lebih banyak πŸ”₯ kamu lebih suka yang mana ?? Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia

@gpindonesia.id

Dari 1 s/d 10 berapa nilai yang kamu kasih untuk livery @ducaticorse musim ini ?? πŸ”₯ Supported by : πŸ‘‰ @bolapedia.39 πŸ‘‰ @premier189.official #MotoGP #Moto2 #Moto3 #MotoE #WorldSBK #MandalikaGP #IndonesianGP #Mandalika #Indonesia #Honda #Yamaha #Suzuki #Ducati #KTM #Aprilia